Awet Muda Dengan Buah Delima
Buah delima tidak sekadar sebagai buah ‘nujuh bulanan’ di kalangan kepercayaan keluarga Jawa. Tetapi delima juga memiliki banyak khasiat lainnya seperti kaya antioksidan, penghambat proses penuaan, mengencangkan kulit dan beragam manfaat lain. “Makan setengah cangkir delima setiap hari atau minum jusnya membuat kulit lebih halus dan kencang,” kata Nicholas Perricone, MD, ahli kulit dari Meriden, Connecticut.
Hal tersebut disebabkan karena buah delima memiliki kandungan flavonoid yang tinggi yaitu suatu jenis antioksidan kuat yang penting perannya untuk mencegah berkembangnya radikal bebas di dalam tubuh sekaligus memperbaiki sel-sel tubuh yang rusak, serta mampu dalam memberikan perlindungan terhadap penyakit jantung, kanker kulit, dan kanker prostat. Antioksidan yang terkandung didalamnya juga membantu mencegah penyumbatan pada pembuluh darah arteri oleh kolesterol. Bahkan kandungan antioksidan dalam delima tiga kali lebih banyak daripada wine atau teh hijau.
Selain itu buah delimapun kaya akan asam ellagic, anti oksidan dengan level tinggi, yang menahan paparan sinar ultra violet. Penelitian Kikkoman Corporation di Noda, Jepang menemukan bahwa makan biji delima dapat memblok radikal bebas dari sinar UV yang mengerogoti kolagen penyebab keriput.
Sebuah studi terbaru tim peneliti dari California pun menemukan, bahwa buah delima mencegah terjadinya kanker payudara.
Dari hasil penelitian, buah delima kaya akan ellagitannin dan fitokimia. Senyawa tersebut berfungsi menghambat enzim yang berkaitan dengan perkembangan estrogen. Kanker payudara sangat dipengaruhi hormon estrogen. Jika seorang perempuan sudah tidak lagi memproduksi hormon estrogen, maka risiko terkena kanker payudara akan menurun.


No Comments to “Awet Muda Dengan Buah Delima”